Pasti kamu sering harus beli baterai baru tiap bulannya untuk beberapa alat elektronik. Baru sebentar remote TV sudah mati, mouse wireless suka macet, kamera tidak menyala . Rasanya “baru saja beli tapi kok sudah harus ganti dan beli baru lagi?”, jadi agak ribet dan boros ya.
Perangkat-perangkat itu butuh banyak energi, dan baterai sekali pakai hanya bisa memberi beberapa persen saja biar perangkat bisa berfungsi. Nah, karena itulah muncul baterai rechargeable AA yang bisa diisi ulang. Namun, karena harga dan aspek lainnya membuat beberapa orang merasakan dilema. Harus pakai baterai AA biasa atau baterai AA rechargeable yaa?
Keduanya punya fungsi yang sama, tapi mulai dari cara kerja, ketahanan dan efisiensinya pasti berbeda. Artikel ini akan membahas lebih dalam perbandingan antara baterai biasa dengan baterai AA rechargeable.
Perbandingan Baterai AA Biasa dengan Baterai AA Rechargeable
1. Harga Beli
Kalau kamu lihat harga baterai biasa yang mudah dijumpai di rak minimarket atau toko kecil lainnya, biasanya berkisar mulai dari Rp 10.000-Rp 30.000. Sedangkan baterai AA rechargeable dijual dengan harga mulai dari Rp 60.000-Rp 100.000, ada yang sudah include charger ada juga yang tidak.
Tapi, kita coba hitung lebih rinci dengan contoh penggunaan baterai AA untuk kamera.
- Pakai baterai biasa, butuh baru setiap minggunya. Dalam waktu 6 bulan saja maka bisa habis Rp 240.000
- Pakai baterai AA rechargeable, 1 set include charger Rp 200.000. Dalam 6 bulan ini hanya perlu isi ulang dan tidak perlu repot beli baru.
Kalau keduanya dipakai untuk jangka panjang hingga 1 tahun lebih. Maka penggunaan baterai AA biasa akan jauh lebih mahal dibanding dengan baterai AA rechargeable.
2. Daya Tahan & Konsistensi
Baterai AA biasa punya tegangan Awal 1,5V, tapi saat digunakan tegangannya cenderung menurun.
Sedangkan baterai AA rechargeable, dengan tegangan awal 1,2V, saat digunakan tegangannya cenderung stabil. Sehingga penggunaannya lebih awet dan tidak cepat habis dayanya.
Jadi, kalau kamu pakai perangkat yang butuh arus tinggi dan digunakan sering dalam waktu yang sama. Pakai baterai AA rechargeable dengan tegangan yang konsisten akan jadi solusi, karena tidak boros daya.
3. Kenyamanan Pemakaian
Pemakaian baterai bisa mempengaruhimu dalam kenyamanan saat menggunakan perangkat. Contohnya,
- Pakai baterai AA biasa, kalau habis kamu bisa langsung membuangnya. Namun, kamu perlu beli baru tiap kali baterai kehabisan daya. Masalahnya tidak setiap waktu toko buka dan bisa memberi baterai baru untukmu. Jadi kalau kamu tidak punya persediaan terutama di malam hari, kamu akan kebingungan untuk menyalakan perangkatmu.
- Kalau pakai baterai AA rechargeable, yang perlu kamu lakukan hanya charge kembali baterai kalau dayanya habis. Seperti halnya charge HP kita, di waktu apapun selama ada listrik, kamu tinggal isi ulang kembali dan tunggu beberapa saat hingga daya terisi.
4. Dampak Lingkungan
Semua benda yang kita gunakan rata-rata akan menjadi sampah, termasuk baterai. Ini bisa berbahaya karena baterai mengandung logam berat seperti seng, mangan, dll, yang berpotensi mencemari lingkungan.
Nah, kalau kamu pakai baterai AA biasa akan sering membuang limbah ini. Sementara menggunakan baterai AA rechargeable akan membantu mengurangi limbah.
5. Performa & Penyimpanan
Dengan bahan seng yang dimiliki dan struktur yang dibuat agar bisa menghantarkan daya, tentu mempengaruhi bagaimana dia tahan terhadap suhu. Baterai AA biasa performanya akan turun saat suhu dingin.
Kalau baterai AA rechargeable lebih tahan di suhu apapun dan mampu menyimpan daya walaupun tidak digunakan.
Pilih Baterai sesuai Kebutuhan
Dari penjelasan sebelumnya tentang perbedaan kedua baterai AA biasa dan baterai AA isi ulang, dll. Kedua baterai akan bekerja lebih baik pada alat-alat tertentu.
Kamu bisa pakai baterai AA biasa untuk:
- Perangkat yang penggunaannya jarang (remote AC, timbangan digital,dll)
- Butuh baterai cadangan di lingkungan yang tidak menyediakan listrik
- Budget terbatas sehingga tidak bisa melakukan investasi di awal
Sedangkan, baterai AA rechargeable bisa digunakan untuk:
- Perangkat dengan pemakaian yang butuh daya tinggi dan stabil (Kamera, senter, dll)
- Penghematan biaya jangka panjang
- Mengurangi limbah lingkungan
Rekomendasi Baterai AA Rechargeable dari Smartools
Agar kamu lebih mudah memilih baterai AA rechargeable yang bagus. Salah satu yang direkomendasikan adalah baterai Smartoools dengan klasifikasi seperti berikut:
| Baterai AA Rechargeable 2500mAh | Baterai AA Rechargeable 2000mAh | |
| Bahan | Ni-MH | Ni-MH |
| Kapasitas | 2500mAh | 2000mAH |
| Cocok untuk | Kamera, senter, flash tambahan kamera | Mouse, mainan, alat rumah tangga (timbangan digital,dll) |
Kesimpulan
Dari semua penjelasan tentang perbandingan kedua jenis baterai. Perbedaan keduanya bukan hanya soal harga, tapi juga efisiensi, ketahanan dan dampak jangka panjang.
Untuk kepentingan jangka panjang dan penggunaan yang cukup berat, baterai AA rechargeable jadi jawaban yang paling pas. Karena sifatnya yang bisa digunakan berulang kali, tahan lama, dan punya daya stabil. Sedangkan untuk penggunaan darurat dan ringan, baterai baisa masih cocok untuk itu.
Namun, kalau bisa punya solusi yang praktis dan efisien kamu bisa pilih baterai AA isi ulang dari Smartoools yang punya banyak keunggulan. Dari pada harus beli baterai baru setiap bulan, mulai beralih ke yang lebih tahan lama. Kunjungi website kami atau hubungi tim sales untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang baterai AA rechargeable.


